Perusahaan “PT. Pro Roll International” merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang penjualan pelumas. Pada saat ini sistem informasi penjualan pada perusahaan “PT. Pro Roll International” masih dilakukan secara manual sehingga kinerjanya belum efektif. Hal itu tercermin pada seringnya terjadi keterlambatan penyusunan laporan penjualan dan piutang dagang, kesalahan pencatatan dan perhitungan persediaan, serta pengulangan dalam pencatatan transaksi. Oleh karena itu, perusahaan “PT. Pro Roll International” bermaksud mengkomputerisasikan sistem bagian penjualan untuk memaksimalkan kinerjanya. Diharapkan setelah sistem informasi penjualan dikomputerisasi, maka pengumpulan, penyimpanan, dan pengolahan data transaksi dapat dilakukan secara akurat dan cepat.
DFD merupakan diagram yang mengunakan notasi-notasi atau simbol-simbol untuk mengambarkan sistem jaringan kerja antar fungsi-fungsi yang berhubungan satu sama lain dengan aliran dan penyimpanan data Adapun yang digunakan dalam DFD adalah:
1. Kesatuan Luar (External Entity)
Kesatuan luar (entity) di lingkungan luar sistem yang dapat berupa orang, organisasi atau sistem lainnya yang berada di lingkungan luarnya yang akan memberikan input atau menerima output dari sistem. Suatu kesatuan luar dapat disimbolkan dengan suatu notasi persegi panjang atau suatu persegi panjang dengan sisi kiri dan atasnya berbentuk garis tebal.
2. Aliran data
Aliran data di DFD diberikan simbol suatu panah. Aliran data ini mengalir diantara process (process), simpanan data (data store) dan kesatuan luar (External entity). Aliran data ini menunjukkan arus dari data yang dapat berupa masukan untuk sistem atau hasil dari proses sistem.
3. Proses
Suatu process adalah kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh orang, mesin atau komputer dari hasil suatu aliran datayang masuk ke dalam proses untuk dihasilkan aliran data yang akan keluar dari proses. Suatu proses dapat disimbolkan dengan notasi lingkaran atau dengan simbol empat persegi panjang dengansudut-sudut tumpul.
4. Penyimpan Data (Data Store)
Penyimpan data (data store) merupakan penyimpan data yang dapat berupa:
• Suatu file atau basis data di sistem komputer.
• Suatu arsip atau catatan manual.
• Suatu kotak tempat data di meja seseorang.
• Suatu tabel acuan manual.
• Suatu agenda atau buku.
Simpanan data di DFD dapat disimbolkan dengan sepasang garis horisontal paralel yang tertutup di salah satu ujungnya atau tanpa ditutup.
Entity Relational Diagram (E-R Diagram)
Entity Relational Diagram merupakan salah satu pemodelan data konseptual yang paling sering digunakan dalam proses pengembangan basis data bertipe relasional. Model E-R adalah rincian yang merupakan representasi logika dari data pada suatu organisasi atau area bisnis tertentu.Model E-R terdiri dari beberapa komponen dasar yaitu sebagai berikut:
1. Entitas
Entitas adalah sesuatu atau objek di dunia nyata yang dapat dibedakan dari sesuatu atau objek yang lainnya. Sebagai contoh, setiap mahasiswa dalam suatu universitas adalah suatu entitas. Setiap fakultas dalam suatu universitas adalah juga suatu entitas. Dapat dikatakan bahwa entitas bisa bersifat konseptual/abstrak atau nyata hadir di dunia nyata.
2. Atribut
Atribut adalah properti deskriptif yang dimiliki oleh setiap anggota dari himpunan entitas. Sebagai contoh entitas mahasiswa, atribut-atribut yang dimiliki adalah nim, nama mahasiswa, alamat dan lain-lain.
3. Hubungan antar relasi (Relationship)
Hubungan antar relasi adalah hubungan antara suatu himpunan entitas dengan himpunan entitas yang lainnya. Misalnya, entitas mahasiswa memiliki hubungan tertentu dengan entitas matakuliah (mahasiswa mengambil matakuliah). Pada penggambaran model E-R, relasi adalah perekat yang menghubungkan suatu entitas dengan entitas yang lainnya.
4. Kardinalitas/Derajat Relasi
Kardinalitas relasi menunjukkan jumlah maksimum entitas yang dapat berelasi dengan entitas pada himpunan entitas yang lain. Sebagai contoh: entitas-entitas pada himpunan entitas mahasiswa dapat berelasi dengan satu entitas, banyak entitas atau tidak satupun entitas dari himpunan entitas kuliah. Kardinalitas relasi yang terjadi di antara dua himpunan entitas dapat berupa:
• Satu ke Satu(One to One)
Setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan dengan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas B, begitupun sebaliknya.
• Satu ke Banyak(One to Many)
Analisa, Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Penjualan Pelumas Studi Kasus : Perusahaan “PT. Pro Roll International” (Radiant Victor Imbar, Eric Tirta)
Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B, tetapi tidak sebaliknya, dimana setiap entitas pada himpunan entitas B berhubungan dengan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas A.
• Banyak ke Satu(Many to One) Setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan dengan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas B, tetapi tidak sebaliknya dengan entitas B.
• Banyak ke Banyak(Many to Many)
Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B, dan demikian sebaliknya, dimana setiap entitas pada himpunan entitas B dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas A.
sumber :www.itmaranatha.org/jurnal/jurnal.informatika/Jurnal/Juni2007/artikel/artikelpdf/juni07_9.pdf
KASUS 2
Sistem informasi dalam Ekonomi Global pada Boehringer Ingelheim
Jerman.
Boehringer Ingelhiem adalah satu dari 20 perusahaan farmasi terbesar di dunia.
Dengan pendapatan US$7.6 juta dan 32.000 pegawai di 60 negara, perusahaan ini
memiliki beberapa segmen seperti manufaktur dan pemasaran obat, produk industri dan
produk kesehatan hewan. Dengan ukuran yang begitu besar manajemen merasakan
kesulitan untuk mengambil keputusan berdasarkan informasi yang mengalir. Makin besar
perusahaan, makin lambat aliran informasi.
Manajer tingkat atas mengambil keputusan untuk menerapkan sistem informasi
dari SAP, perusahaan software perusahaan besar. Diperlukan 14 bulan untuk menerapkan sistem baru dan melatih para staff menggunakan sistem tersebut. Pada akhirnya investasi
siste informasi ini berbuah baik. Software tersebut menyediakan sistem standar yang
digunakan oleh semua segmen bisnis Boehringer dan informasi disajikan melalui web
yang dapat diakses kapanpun dan dimanapun. Dengan sistem, Boehringer mampu
menyediakan laporan bulanan dalam waktu 2 jam tiap bulannya. Sistem tersebut juga
memudahkan bagian keuangan untuk melihat produktifitas dan update laporan setiap kali
dibutuhkan.
Pemanfaatan sistem informasi tidak sampai disitu saja. Boehringer menyediakan
sistem informasi bergerak untuk 1/3 pekerjanya yang bekerja di luar kantor. Dengan
sistem informasi tersebut, informasi penjualan terkini dapat diakses dan diperbarui
dimanapun
KASUS 3
“Asuransi Jiwa ‘Prudential Life’ dalam Kacamata Islam” ketegori Muslim. Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh
Langsung saja ustadz. Bagaimanakah sebenarnya hukum mengikuti asuransi jiwa Prudential Life dalam kacamata Islam? Jazakallah khoiron katsiro.
wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Muh. Yunan Nurtrianto
Jawaban
Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh,
Bila dilihat dari segi bentuk transaksi dan praktek ekonomi, bentuk-bentuk asuransi yang kita kenal sekarang ini umumnya masih merupakan bentuk asuransi konvensional. Lepas dari nama perusahaannya.
Kata konvensional sebenarnya sebuah penghalusan dari maksud sebenarnya. Maksud sebenarnya adalah asuransi yang tidak sesuai dengan hukum halal haram dari kacamata syariah Islam.
Asuransi konvensional adalah sebuah produk sistem perekonomian non-Islam. Sehingga kalau diukur dengan batasan-batasan syariah, harus diakui bahwa di dalamnya banyakterkandungketidak-sesuaian dengan hukum halal haram.
1. Akadnya Banyak Mengandung Gharar
Akad asuransi konvensioal banyak sekali mengandung hal-hal yang kurang pasti alias akad gharar. Maksudnya masing-masing pihak penanggung dan tertanggung tidak mengetahui secara pasti jumlah yang ia berikan dan jumlah yang dia ambil, pada waktu melangsungkan akad.
Orang yang ikut asuransi ini tidak bisa mengetahui dengan pasti berapakah yang akan didapatnya dari ikut sertanya dalam sistem ini. Demikian juga, perusahaan asuransi pun tidak dapat mengetahui dengan pasti, seberapa besar akan mengambil uang dari nasabahnya. Kalau pun ada, semuanya masih berupa perkiraan atau asumsi. Padahal seharusnya akad ini merupakan akad yang jelas, berapa yang harus dibayar dan apa yang akan didapat.
Dan akad yang bersifat gharar ini hukumnya diharamkan di dalam syariah Islam. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW berikut ini:
Dari Abi Hurairah ra. berkata bahwa Rasulullah SAW melarang jual beli dengan cara melempar batu dan jual beli dengan cara gharar.
2. Akad Penundukan
Kelemahan kedua dari asuransi konvensional adaah bahwa akad tersebut adalah akad idz’an. Maksudnya akad yang merupakan penundukan pihak yang kuat kepada pihak yang lemah. Pihak yang kuat maksudnya adalah pihak perusahan asuransi karena dialah yang menentukan syarat-syarat yang tidak dimiliki tertanggung. Dan pihak yang lemah adalah para nasabah atau pesertanya.
3. Mengandung Unsur Pemerasan
Dari kebanyakan kasus asuransi yang telah terjadi di tengah masyarakat, memang sering kali terjadi unsur pemerasan. Karena para nasabah atau para pemegang polis itu apabila tidak bisa melanjutkan pembayaran preminya, seringkali uang premi yang sudah dibayar jadi hangus atau hilang, paling tidak akan dikurangi.
4. Mengandung Unsur ‘Penipuan’
Meski biasanya hal-hal seperti ini sudah tertulis di dalam klausul dan ditanda-tangani oleh pihak peserta asuransi, namun biasanya kurang ditonjolkan saat penawaran. Demikian juga dengan resiko-resiko buruk yang akan terjadi, umumnya disembunyikan.
Fakta di lapangan adalah bukti yang sulit dibantah, karena kasus-kasusnya memang nyata ada. Begitu banyak orang yang kemudian kapok berurusan dengan perusahaan asuransi yang cenderung tidak pernah mau berkompromi. Hanya masih ketika menawarkan di awal.
5. Diinvestasikan pada Lembaga Ribawi
Perusahaan asuransi pada hakikatnya mengumpulkan uang dari masyarakat,lalu uang itu diinvestasikan lagi kepada pihak lain. Pihak lain ini tentu saja lembaga usaha dan bisnis dengan praktek ribawi, di mana pihak asuransi akan mendapat bunga yang nominalnya sangat besar. Bunga inilah yang nanti sebagiannya menjadi uang yang akan dibayarkan kepada peserta asuransi bila ada yang melakukan klaim kepada mereka.
Titik haramnya adalah ketika perusahaan asuransi membenamkan investasinya pada perusahaan dengan cara bunga atau riba. Berarti ketika seorang muslim ikut asuransi konvensional, dia pada hakikatnya sedang melakukan transaksi pembungaan uang alias riba yang mutlak haramnya.
Asuransi yang Dibenarkan dalam Syariah
Suatu bentuk asuransi akan diperbolehkan secara syariah jika tidak menyimpang dari prinsip-prinsip dan aturan-aturan syariat Islam. Untuk itu harus terpenuhi beberapa syarat prinsip, antara lain:
Sistem asuransi ituharus dibangun atas dasar ta’awun , tolong menolong, saling menjamin, tidak berorentasi bisnis atau keuntungan materi semata. Allah SWT berfirman, Dan saling tolong menolonglah dalam kebaikan dan ketaqwaan dan jangan saling tolong menolong dalam dosa dan permusuhan.
Sistem asuransi itu tidak boleh bersifat mu’awadhoh atau akad jual beli yang menguntungkan. Tidak boleh menjadi sebuah perusahaan yang berorientasi kepada keuntungan material. Yang dbolehkan hanyanya sebuah kerja sosial yang bersifat tabarru’ . Dan tabarru’ itu sama dengan hibah , oleh karena itu haram hukumnya ditarik kembali. Kalau terjadi peristiwa, maka diselesaikan menurut syariat.
Setiap anggota yang menyetor uangnya menurut jumlah yang telah ditentukan, harus disertai dengan niat membantu demi menegakan prinsip ukhuwah. Kemudian dari uang yang terkumpul itu diambillah sejumlah uang guna membantu orang yang sangat memerlukan.
Tidak dibenarkan seseorang menyetorkan sejumlah kecil uangnya dengan tujuan supaya ia mendapat imbalan yang berlipat bila terkena suatu musibah. Akan tetepi ia diberi uang jamaah sebagai ganti atas kerugian itu menurut izin yang diberikan oleh jamaah.
Apabila uang itu akan dikembangkan, maka harus diinvestasikan pada lembaga keuangan non ribawi. Tidak boleh dengan menggunakan sistem bunga, melainkan dengan sistem bagi hasil .
Dan untuk terpenuhinya syarat itu, dikembangkanlah asuransi syariah. Sebab pada dasrnya di dalam akad asuransi itu memang ada manfaat yang baik. Namun ada juga transaksi yang haram.
Asuransi syariah adalah sebuah upaya untuk mendapatkan manfaat asuransi tapi dengan membuang semua sisi yang haram.
Wallahu a’lam bishshawab. wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Ahmad Sarwat, Lc.
Sumber Asuransi Jiwa ‘Prudential Life’ dalam Kacamata Islam : http://assunnah.or.id
KASUS 4
Minggu-minggu ini tampaknya kita disibukkan dgn runtuhnya beberapa perusahaan raksasa AS baik krn kecurangan maupun penipuan pelaporan akuntansi. Setelah kasus Enron Energy perusahaan terbesar ketujuh di AS dan pemimpin pasar di Wall Street kini kita dihebohkan lagi oleh WorldCom Xerox AOL dan juga Vivendi Universal. Yang mengherankan nama-nama perusahaan akuntan yg sementara ini dianggap “tak mungkin salah apalagi menipu” oleh pemerintah Indonesia seperti Arthur Andersen KPMG dan PriceWaterhouseCoopers justru berada di balik skandal akuntasi tersebut. Apa yg kurang dari sistem kapitalis barat sehingga perusahaan publik tersebut masih berani utk menipu secara sistemik baik kepada pemerintah pemegang saham investor minoritas nasabah pengguna jasa dan masyrakat umum? Mengapa perusahaan akuntan yg seharusnya menjadi tumpuan amanah dan kepercayaan publik justru menjadi dalang dari proses penipuan publik? Mengapa juga hal ini sering terjadi di negeri kita? Dalam kasus Xerox misalnya Pengadilan Negeri New York mengajukan tuduhan bahwa perusahaan produsen mesin fotokopi tersebut telah melakukan manipulasi laporan keuangan sejak 1997 hingga 2000 dgn meningkatkan pendapatan sebesar 3 miliar dolar AS dan menaikkan keuntungan sebelum pajak sebesar 15 miliar dolar. Hal ini utk menarik pialang Wall Street dan investor lainnya . Tercatat konsultan keuangan dan pajak Xerox adl KPMG dan kemudian digantikan oleh PriceWaterhouseCooper. Xerox didenda 10 juta dolar atas pelanggarannya. Ini merupakan angka terbesar dalam sejarah denda atas korporasi di Amerika. Denda sejenisnya pernah juga dikenakan kepada America Online sebesar 35 juta dolar juga utk kasus penggelapan laporan. Demikian juga halnya dgn WorldCom. Raksasa telekomunikasi kedua dunia itu telah menggelapkan biaya sebesar 38 miliar dolar dalam pembukuannya. WorldCom juga diinterogasi FBI krn terbukti akan menghancurkan dokumen-dokumen yg terkait dgn kasus manipulasinya. Ketika ditelusuri ternyata konsultan keuangan dan pajaknya adl Arthur Andersen dan auditornya adl KPMG . Sebagai akibatnya WorldCom terancam gulung tikar dan dicoret dari bursa oleh Nasdaq. Sekitar 17.000 karyawannya akan di-PHK. Vivendi Universal pemilik rumah produksi film raksasa Universal Studio dan jaringan telekomunikasi Akbar Prancis terpaksa harus memecat Jean Marie Messier dan jajaran direksinya krn manipulasi laporan keuangan tahun 2001 sebesar 15 miliar dolar . Mengapa semua itu terjadi? Jawabannya adl ketamakan dan hilangnya nilai-nilai luhur dalam berusaha. Ketika kesuksesan manajemen hanya diukur dari besaran profit dan peningkatan nilai jaringan kerja perusahaan maka target utamanya adl bagaimana meningkatkan nilai saham di pasar modal. Untuk mencapai tujuan ini window dressing adl caranya. Pelaksana tugas yg satu ini tiada lain adl perusahaan akuntan yg sudah punya reputasi. Karena dgn “cantiknya” laporan keuangan investor akan tertarik dan kreditor akan mudah mengucurkan pinjaman. Mentalitas ini dilukiskan New York Times beberapa waktu yg lalu “the bull market convinced analysts investor and accountants and even regulators that as long as stock prices stayed high there was no need to question company practices.” Modus penipuan dan amoral ekonomi juga ternyata sering melibatkan pejabat. Dalam jajaran kabinet George W Bush tercatat beberapa nama mantan saudagar minyak. Dick Cheney misalnya terkenal sangat dekat dgn CEO Enron Kenneth Lay. Dia memberikan banyak kemudahan kepada Lay. Demikian juga halnya dgn Donald Evans yg mengatur lalu lintas dana politik utk suksesnya kampanye Bush dalam kapasitasnya saat itu sebagai manajer kampanye Bush. Saat ini Evans menjadi Commerce Secretary semacam menteri perdagangan dalam kabinet Bush. Lebih dari itu Presiden W Bush pada tahun 1989 pernah menjadi pimpinan perusahaan minyak Harken di Texas. Dalam kapasitasnya sebagai salah seorang eksekutif puncak Bush menjalankan proses penjualan saham Harken seharga 848 ribu dolar. Dua bulan kemudian perusahaan itu dilaporkan menderita kerugiaan jutaan dolar. Securities Exchange Commission lantas meneliti kasus tersebut dan menjumpai banyak kejanggalan di antaranya menutup-nutupi kerugian dgn cara manipulasi akuisisi internal. Sekalipun Gedung Putih berusaha menunutupi kesalahannya kantor kepresidenan AS mengakui bahwa Bush telah gagal dalam menjelaskan kecurigaan orang atas adanya kejahatan ekonomi saat ia melakukan transaksi saham di Harken. Kalau di AS Bush terlibat dalam kasus Harken di tanah air daftarnya lbh panjang lagi. Kita mencatat keterlibatan beberapa mantan presiden dalam kasus Bulog berbagai yayasan demikian juga ketua DPR dalam kasus yg hampir sama. Skandal Pertamina sejak zaman Ibnu Sutowo hingga kasus Balongan. Kasus PLN BLBI BPPN serta ribuan kasus lainnya. Dalam hal ini Abu Ya’la Ma’qil bin Yasar meriwayatkan dari Rasulullah saw bahwa beliau bersabda “Setiap hamba yg diserahi tugas utk memimpin rakyat oleh Allah kemudian pada saat matinya ia dalam menipu rakyatnya maka pasti Allah haramkan surga baginya.” . Keterbatasan sistem pertanggungjawaban kita memang berakhir pada laporan akuntan dan audit. Pertanggungjawaban seorang manajer akan diterima jika ia sudah menjelaskannya kepada direktur. Beban direktur akan berakhir manakala ia sudah mempresentasikannya di depan dewan komisaris. Dewan komisaris sudah bebas tugas bila Rapat Umum Pemegang Saham sudah memberikan persetujuan. Semua angka perusahaan akan diterima investor dan masyarakat bila akuntan publik sudah memberikan opininya. Malangnya di antara semua rangkaian tadi peluang moral hazard dan penyalahgunaan wewenang sangat besar terjadi terlebih lagi banyak sekali variasi akuntansi dan auditing bisa dimainkan. Celakanya lagi yg memainkan angka tersebut adl pihak-pihak yg diamanati tugas utk memeriksa. Menyadari hal ini Islam menegaskan bahwa pertanggungjawaban laporan keuangan dan bisnis seorang Muslim tidak akan berakhir di meja Arthur Andersen Ernest&Young atau KPMG tetapi baru berakhir di meja hijau Allah SWT. Dimensi eternal inilah yg harus kita hayati dan terapkan lbh jauh. Mari kita jalankan ekonomi dgn penuh moralitas. Jangan menipu rakyat krn Tuhan tidak bisa ditipu. Jangan merasa pertanggungjawaban selesai sebelum sampai di padang Mahsyar. Oleh Muhammad Syafii Antonio
sumber file al_islam.chm
Today was a fairytale
You were the prince
I used to be a damsel in distress
You took me by the hand and you picked me up at six
Today was a fairytale
Today was a fairytale
Today was a fairytale
I wore a dress
You wore a dark grey t-shirt
You told me I was pretty when I looked like a mess
Today was a fairytale
Time slows down whenever you’re around
But can you feel this magic in the air?
It must have been the way you kissed me
Fell in love when I saw you standing there
It must have been the way
Today was a fairytale
It must have been the way
Today was a fairytale
Today was a fairytale
You’ve got a smile that takes me to another planet
Every move you make everything you say is right
Today was a fairytale
Today was a fairytale
All that I can say is it’s getting so much clearer
Nothing made sense until the time I saw your face
Today was a fairytale
Time slows down whenever you’re around
Yeah yeah
But can you feel this magic in the air?
It must have been the way you kissed me
Fell in love when I saw you standing there
It must have been the way
Today was a fairytale
It must have been the way
Today was a fairytale
Time slows down whenever you’re around
I can feel my heart
It’s beating in my chest
Did you feel it?
I can’t put this down
But can you feel this magic in the air?
It must have been the way you kissed me
Fell in love when I saw you standing there
It must have been the way
But can you feel this magic in the air?
It must have been the way you kissed me
Fell in love when I saw you standing there
It must have been the way
Today was a fairytale
It must have been the way
Today was a fairytale